Minggu, 31 Januari 2016

Baper Story


      
       Hai cingu,, ini blog pertama saya. Di blog pertama saya ini, saya akan menyajikan sebuah cerita tentang cinta. Untuk itu saya mohon apabila ada hal yang salah, cingu bisa berkomentar.


     BAPER STORY......
 Pada suatu hari teman saya berbicara empat mata dengan saya. Ia bercerita tentang sesuatu yang telah terjadi saat kemah...
 " Boom, aku lagi baper gara-gara kemah kemaren!" Ucap yuri 
 " emangnya kenapa yu?" Jawabku,
 " waktu api unggun di perkemahan kan aku jalan, terus ada cowok yang iseng minta pin BB aku.." jawab yuri sambil senyum genit,
 " mungkin dia suka sama kamu yu," jawabku agak menggoda..
   Sejak hari itu dia merasa senang dan baper. Pada malam hari nya dia chatting-an sama cowok yang udah buat dia baper. Ia melakukan itu selama beberapa hari. Seperti biasa setiap pagi dia selalu curhat kepadaku. Namun pada pagi ini ia terlihat agak murung tak seperti biasanya.Hal itu membuat saya bertanya-tanya.
  " Yu! Kenapa kamu murung? Tak biasanya kamu murung seperti ini." Tanyaku heran.
  " aku itu bingung, dia itu suka sama aku atau enggak?" Jawabnya.
  " lo emang kenapa? Kok kamu sedih banget!" Ucapku kepadanya.
  " kan aku tadi BBM an sama dia, terus aku lihat status sama pm nya samaan kaya temen aka." Ucapnya semakin sedih.
  " ehhhm, aku sudah mulai curiga!" Jawabku 
  " maksud kamu apa Boom? Aku enggak ngerti." tanya yuri agak kebingungan 
  " mungkin dia udah jadian sama teman kamu itu!" jawabku
  " mungkin saja, tapi aku gak tahu." jawabnya kecewa
     Setelah percakapan itu dia terlihat semakin sedih. Namun aku terus berusaha membantu. Aku terus bertanya apakah dia pernah melihat cowok itu sama temanya.
Tidak lama setelah aku bertanya, ia mengingat sesuatu.
  " iya, sekarang aku ingat. Waktu minggu kemarin aku sama teman-teman pramuka pergi bermain dan menonton film di bioskop." jawabnya
  " terus gimana kejadiannya yu?" tanyaku
  " waktu di depan mall aku sama teman-teman duduk di pinggir tangga. Tapi cowok itu berdiri agak jauh dari aku terus teman aku itu menghampir dia dan berbicara agak serius." jawabnya semakin murung.
  " mungkin dia jadian, tapi temen kamu itu enggak bilang sama kamu." tebakku
  " aku enggak tahu tentang itu, tapi aku gak mau masalah ini terus diperbesar." jawabnya tegas
  " ya lebih baik seperti itu jangan sampai kamu terlalu baper dan merusak pertemanan kalian." jawabku
  " mulai sekarang aku akan berusaha untuk move-on dari dia." timbalku kepadaku
  " ya, itu lebih baik."
     Setelah kejadian itu, ia mulai berusaha move-on dari cowok itu. Tanpa merusak hubungan pertemanan antara dia dan temannya itu. Aku juga sebagai teman berusaha membantu dia untuk berjalan terus tanpa melihat kebelakang. Namun setelah kejadian itu ia juga mendapatkan teman baru. Teman barunya itu membuat dia lebih senang dan terbang bagaikan burung. 


....... bersambung
Cingu cerita ini belum selesai, masih ada part selanjutnya. Kalo menurut cingu cerita ini menarik cingu bisa tunggu cerita selanjutnya... 

Perhatian: jika ingin meng- copy cerita ini dimohon untuk mencantumkan sumbernya.
  Gomawo!!! 
Anyeong...! :-)